SUDAHLAH SETYA…

SUDAHLAH SETYA… Sulit untuk tidak mencurigai kecelakaan mobil yang menimpa Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto merupakan muslihatnya menghindari jerat hukum Komisi Pemberantasan Korupsi. ◆
Melihat lokasi kejadian dan dari keterangan sejumlah saksi, kecelakaan itu sulit terjadi. Dengan kondisi jalan satu arah dan separuh bagiannya tertutup timbunan tanah, mobil yang ditumpangi Setya tak mungkin bisa melaju kencang. Kantong udara mobil yang tak mengembang menunjukkan kendaraan itu bergerak dengan kecepatan di bawah 60 kilometer per jam. Satu lagi yang ganjil: ajudan dan pengendara yang duduk di kursi depan justru tak terluka. ◆
Korupsi e-KTP bukanlah kasus biasa. Kejahatan ini merugikan negara sekitar Rp 2,3 triliun, menggagalkan proyek nasional identitas tunggal, dan membuat banyak orang kesulitan dalam mendapatkan hak administrasi kependudukan. ◆
Presiden Joko Widodo selayaknya mendukung pengusutan ini. Pemerintah hendaknya tak tersandera oleh “janji” dukungan Partai Golkar yang dipimpin Setya kepada Jokowi pada Pemilihan Umum 2019. Bersiasat untuk memenangi kembali pemilu tentu tak ada salahnya. Tapi mengorbankan hukum untuk kepentingan politik sesaat merupakan pengkhianatan nyata kepada Republik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *