SATU ORANG PUNYA 169 E-KTP

Kementerian Dalam Negeri mencatat ada 800 ribu data ganda pemilik KTP elektronik (e-KTP). Namun dari data tersebut, menurut Mendagri Tjahjo Kumolo, ditemukan ada seorang penduduk yang mempunyai 169 e-KTP asli. “E-KTP tersebut digunakan untuk kejahatan. Kemarin orangnya tertangkap, dan ketahuan e-KTP tersebut digunakan untuk membobol bank,” kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Jakarta, Jumat, 10 November 2017.

Menurut Mendagri, penghapusan data ganda tersebut sangat penting dilakukan. Apalagi, tahun depan e-KTP sebagai syarat untuk dapat memilih calon kepala daerah pada pemilihan kepala daerah serentak 2018.

Tjahjo melanjutkan, data ganda seorang yang mempunyai 169 e-KTP tersebut bahkan asli seluruhnya, dari data iris mata dan sidik jari. Orang yang telah ditangkap tersebut, kata Tjahjo, mempunyai e-KTP asli dari Sabang sampai Marauke. “Data ganda ini memang bisa terjadi. Apalagi, masyarakat setiap pindah rumah mau buat baru KTP. Yang tertangkap mempunyai 169 e-KTP ini sudah mempunyai jaringan. Memang untuk berbuat jahat,” kata Mendagri.

Sejauh ini, telah ada 184 juta warga yang wajib mempunyai KTP, yang mempunyai hak suara. “E-KTP tahun depan sangat penting untuk pemilu agar bisa mendapatkan hak suaranya. Tapi, jangan sampai dimanfaatkan dengan data ganda tersebut,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *