Menteri Rudiantara Minta Media Tangkal Konten Negatif

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan kemajuan teknologi dan kemudahan mengakses dunia maya berisiko besar terhadap penyebaran konten negatif. Masalahnya, regulasi yang berfungsi mencegah dan mengendalikan konten tersebut kerap tertinggal. Ia pun berharap pada media. “Independensi media massa menjadi garda penting untuk menangkal konten negatif,” ujar dia, kemarin.

Menurut Rudiantara, sebagai rujukan utama informasi publik, media harus mengedepankan kualitas dan keabsahan konten tulisannya. Kemajuan teknologi juga harus diikuti perusahaan media massa dengan memperbarui platform. Tanpa inovasi penyajian berita, kata Rudi, cita-cita memerangi konten negatif tak akan efektif karena pesan yang ingin disampaikan tak tersalurkan dengan baik.

Upaya memerangi konten negatif di media sosial itu akan menjadi topik utama Tempo Media Week 2017. Acara bertajuk “Hand in Hand for A Better Digital Society” ini diselenggarakan Tempo Media Group di gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta, selama tiga hari berturut-turut pada 24–26 November 2017.

Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, Arif Zulkifli, mengatakan tsunami informasi yang saat ini terjadi dapat menyebabkan hoax dan fake news tersebar luas di masyarakat tanpa ada verifikasi. Karena itu, Tempo berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat melalui Tempo Media Week 2017. “Dalam acara ini, kami mengajak masyarakat ikut serta memerangi berita bohong,” kata Arif.
Tempo Media Week 2017 akan menyuguhkan berbagai seminar menarik seperti “Seminar Media & Gemuruh Digital”; “Seminar Big Data, Big Disruption”, dan “Seminar Inovasi dan Kompetisi di Zaman Digital”. Menteri Komunikasi Rudiantara dijadwalkan membuka panggung utama pada Jumat pagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *