KENAIKAN TARIF TERSELUBUNG?

Rencana pemerintah menyeragamkan batas daya listrik rumah tangga menjadi 5.500 volt-ampere (VA) akan mengerek tagihan pelanggan kelas bawah. ◆

Pelanggan listrik 900 VA atau kelas terbawah di golongan nonsubsidi akan menanggung kenaikan biaya sekitar 8,4 persen per bulan. “Kenaikannya sekitar 8 persen, jika naik dari 900 VA,” kata Kepala Divisi Niaga PT PLN (Persero), Yuddy Setyo Wicaksono, kepada Tempo kemarin.

Berdasarkan simulasi Tempo yang dibenarkan oleh PLN, dengan asumsi pemakaian listrik 119,1 kilowatt jam (kWh) selama sebulan dan tarif listrik Rp 1.352 per kWh, pelanggan 900 VA saat ini hanya dikenai tagihan Rp 167.853 per bulan. Jika pelanggan kelas ini naik daya menjadi 5.500 VA, tingkat konsumsi listrik yang sama akan menghasilkan tagihan Rp 181.995,6 per bulan gara-gara tarif listriknya berubah menjadi Rp 1.467 per kWh.

Direktur Lembaga Pengkajian Energi Universitas Indonesia, Iwa Garniwa, menyebutkan, potensi pembengkakan tagihan pelanggan kelas bawah ini sebagai kenaikan tarif terselubung. ◆

Namun Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengatakan https://bisnis.tempo.co/read/1033797/soal-golongan-listrik-pemerintah-akan-dengar-pendapat-masyarakat.

Baca Koran Tempo edisi 15 November 2017. Edisi digital: https://langganan.tempo.co
Update terus berita penggolongan listrik di https://www.tempo.co/tag/penggolongan-listrik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *